Merubah Status Pengunjung Jadi Pembeli di Toko Online

Merubah Status Pengunjung Jadi Pembeli di Toko Online

Namanya pengunjung sudah pasti memiliki ketertarikan dengan website anda. Pengunjung masuk bukan karna iseng, tapi karna adanya petunjuk sebuah link yang anda share atau memang ia masuk ke halaman anda untuk melihat-lihat. Pertanyaan nya, bagaimana sekarang mengubah visitor ini menjadi buyer.

Sebetulnya, ada 2 hal yang membuat orang ingin belanja di tempat anda. Dari 2 itu, ada yang kami sebut “Asumsi” dan “Proses Belanja”. Si Asumsi ini biasa ketika seorang visitor melihat isi website anda, mulai dari tampilan visual. Semakin bagus tampilan visual, maka tingkat ketertarikan untuk melihat halaman lain makin besar. Ingat, visual bagus itu relatif, tapi visual buruk itu pasti. Untuk itu, landing page yang anda buat, haruslah bagus, harus yang menarik mata pengunjung.

Kalau menarik mata pengunjung, website jelek juga menarik kan TMDOTCOM?

Iya bener, menarik untuk di close, kawan.

Kalau masih bingung soal arti landing page, baiknya cek di twitter majalah marketing online kami ini dulu.

Nah, kalau dari segi visual (landing page adalah halaman produk) website kalian paling tidak memiliki kriteria-kriteria seperti ini, maka langkah si pengunjung untuk jadi pembeli makin besar, cek dimari:

1. Foto barang yang dijual bukan hasil copas toko online lain.

2. Foto nya jelas, ada tampilan dari berbagai sisi.

3. Detail produk jelas, ada penjelasan, juga ada perbandingan dengan produk sejenis di website anda, dan pilihan produk sejenis.

4. Customer bisa menaruh review untuk produk anda.

5. Ada benefit kenapa anda harus belanja di tempat kami.

Dan, sekarang bahasan yang krusial, harap serius baca nya. Itu upilnya tolong dibuang dulu, kalo udah baru baca ini.

Proses Berbelanja:

1. Jika produk anda punya banyak warna, tampilkan juga dong.

2. Tampilan tombol Add to Cart mudah terlihat. Pakai warna terang, misal: Hijau muda, merah.

3. Ada penjelasan tentang proses pengiriman, dan pembayaran, juga kontak yang bisa dihubungi.

Kira-kira itulah yang penting dari sebuah halaman produk di toko online. Jika ada yang bisa bantu kasih masukan, monggo isi aja di kolom komentar. Jangan nge-junk ya. Kasian klining serpis kami.

Categories: Internet Marketing
Tags: toko online

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*