Keyword Density vs Keyword Relevant

Keyword Density vs Keyword Relevant

Kata kunci adalah hal penting kedua setelah konten. Kenapa penting? Karna kata kunci merupakan identitas dari konten yang anda buat. Lebih luas lagi adalah identitas dari website anda. Ibarat orang, kata kunci adalah KTP (kartu tanda penduduk).

Ada 2 jenis kata kunci yang banyak digunakan orang dalam sebuah konten. Dua hal ini sebetulnya merupakan strategi SEO tiap orang.

1. Keyword Density

Keyword density adalah pengulangan kata kunci. Gampangnya begini, jika konten anda berhubungan dengan pengertian keyword density, maka anda akan mengulang kata “pengertian keyword density” sebanyak mungkin dalam artikel. Tidak ada batasan jumlah yang diulang. Kamu bisa mengulang hingga ratusan jika kreatif merangkai kalimat. Sayangnya, Google biasanya akan mengindentifikasi pengulangan keyword ini sebagai Spam. Kadang masih ada yang lolos sih, tapi lebih baik tidak dicoba. Biar gak masuk daftar spam di google.

2. Keyword Relevant

Berbeda dengan pengulangan frase atau kata. Keyword relevant adalah mencari kata yang berhubungan dengan kata kunci utama. Misal: Kamu lagi membahas tentang Samsung Galaxy S5. Nah daripada mengulang kata “Samsung Galaxy S5” berkali-kali, kamu bisa menggunakan kata yang relevan semisal Samsung Galaxy Note. Beda smartphone sih, tapi ini relevan karna sama-sama produk Samsung berjenis Galaxy. Untuk lebih jelas soal keyword relevant, kalian bisa pelajari di LSI Keyword ini.

Dan untuk menutup artikel ini, kalian bisa nonton video dari Google tentang Keyword-keyword yang tadi kita bahas.

Semoga Tercerahkan.

Categories: SEO

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*