Followers Instagram: Kualitas vs Kuantitas

Followers Instagram: Kualitas vs Kuantitas

Waw! Apa maksudnya?

Beberapa pekan terakhir, klien kami banyak bertanya perihal followers di Instagram. Banyak dari mereka yang bingung. Bingung karna:

1. Followers mereka dibawah 1000. Tapi banyak yang belanja.

2. Followers diatas 5000. Tapi sedikit yang belanja.

3. Jika followers sedikit, tapi banyak yang belanja. Gimana kalau followersnya jadi banyak?

4. Apakah meng-endorse artis instagram akan berdampak positif?

5. Siapakah artis instagram yang cocok di endorse?

Pada dasarnya, jenis produk itu terbagi 2:

1. Produk mainstream

2. Produk non mainstream.

Kenapa kami bahas soal jenis produk? Karna ini akan penting di Instagram.

Di Indonesia, perkembangan digital marketing bagi pengusaha masih bisa dibilang jauh dari kata maju. Artinya, jika kita ibaratkan, dari 10 pengusaha, hanya 3 yang menjalani kampanye digital marketing 100%. Lain nya apa aja? Lain nya adalah yang menjalani namun tidak serius, menjalani dan berhenti di tengah jalan, dan yang sama sekali tidak menjalani.

Instagram di Indonesia.

Di Indonesia, Instagram lagi jadi primadona. Bagaimana tidak? Cuma narsis dikit, upload, dilihat orang, lalu di follow. Orang Indonesia suka dengan perhatian. Coba kamu liat di akun IG teman kamu atau kamu mungkin, pasti di antara sekian foto, salah satunya ada yang komen begini “Followback eaa @namakamu”

Artinya apa? Kalo udah diperhatiin, tolong perhatikan balik. Narsisme.

Artis Instagram.

Seperti apa ciri artis di Instagram:

1. Followers nya diatas 10.000

2. Bisa pria/wanita

3. Punya karya (karya ini banyak macam nya).

Jika saya meng-endorse mereka, apakah followers saya nambah banyak, minimal mencapai 50% dari followers artis?

Nah, jika produk anda adalah produk mainstream, hal itu mungkin saja terjadi. Katakanlah, kamu jual pakaian. Siapa yang tidak memakai baju? Otomatis followers kamu pasti naik, apalagi jika design baju kamu bagus.

Tunggu dulu, apakah followers si artis sesuai dengan target market Seller?

Untuk tahu hal ini, setidaknya kamu harus riset. Anggap saja, artis tersebut wanita. Foto-foto yang dipajang cukup seksi. Kadang dengan bikini, bisa juga lingerie. Menurut kamu, berjenis kelamin apa sebagian besar followers artis ini? Jika produk kamu, perawatan kecantikan, pakaian wanita, apa iya yang follow banyak?

Ini secara logika saja ya.

Gimana cara nya Seller tahu followers si artis sesuai dengan target market?

Ya dicek, masuk ke profil nya, cek followersnya. Gak usah semuanya, setidaknya kamu harus bisa cek 1000 followersnya deh.

Kami penasaran, apakah si artis itu tahu demografis dari followers mereka?

I bet, they don’t know. Kami pernah coba tanya dengan pura-pura sebagai Seller yang ingin endorse mereka. Dan yang mereka tahu cuma “harganya sekian bos..”

Duit Seller terbuang sia-sia dong?

Hmm, tidak juga. Mungkin yang follow kamu pasti ada kok. Bayangkan, masa iya dari 20 ribu followers si artis, gak ada 50 yang nyangkut minimal?

Kesimpulan:

 

Categories: Internet Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*