Debat Capres-Cawapres Miskin Kreatifitas

Debat Capres-Cawapres Miskin Kreatifitas

Berawal dari kritik di Kompasiana ini, kamipun tergiur untuk angkat bicara. TMDOTCOM dari awal emang udah gatel dengan debat Capres belakangan ini. Bukan karna seru dan berbobot, tapi karna debat nya jauh dari kata kreatif. Seperti yang mbak Nararya katakan di Kompasiana, debat Capres ini lebih seperti cerdas cermat dan gantian ngomong. Mbak Nararya tidak salah, karna yang terjadi memang seperti itu. Bukan seperti debat-debat di kalangan mahasiswa atau level lain nya. Debat disini cenderung lembut, tidak ada sanggahan, tidak ada bau pertengkaran, sangat damai.

Debat ini malah lebih menarik ketika sudah berakhir, ketika acara udah kelar dan semua bubar, baru deh ini seru. Dimana seru nya? Sosial media dong. Para pendukung kedua capres heboh, mereka bakal bilang “Capres nomor 1 menang telak!” atau “Capres nomor 2 menang telak!”. TMDOTCOM bingung, ini debat gak ada unsur debatnya, bagaiman bisa ada pemenang? Kalau gelar rencana yang paling realistis sih mungkin iya, tapi kalau menang debat…rasanya gak ada.

Untuk itu, biar debat ini nantinya makin berunsur debat, ada baiknya kami memberi sedikit solusi untuk KPU. Biar debat lebih hot!!

1. Kasih Hadiah

Biar debat ini lebih menarik dan panas, kasih lah hadiah. Hadiah sekecil apapun, pasti berarti untuk mereka.

Hadiah: Pemenang debat mendapat remisi 7 tahun jika menterinya nanti terbukti korupsi dan masuk penjara.

2. Penonton Ikut Bertanya

Kalau cuma peserta dan moderator yang bertanya, pasti gak seru lah. Harusnya ada pertanyaan-pertanyaan yang tidak diduga, misal dari penonton. Kan seru.

Pertanyaan: “Pak, apa yang akan bapak lakukan jika nanti bapak terbukti korupsi ketika sedang menjabat?” atau “Pak, apa bapak siap menjebloskan anak bapak ke penjara jika ia terbukti melakukan tindak kriminal? *uhuk*”

3. Konser Musik Mini

Kan banyak tuh musisi sekarang memberi dukungan pada Capres nya, sampai ada yang rela menyadur lagu band terkenal tanpa ijin (baca: Itu tuh masa gak tau). Nah, daripada mereka cuma nongol di youtube, mending bawa sini sekalian. Biar mereka meramaikan panggung ini.

4. Komedian

Menurut TMDOTCOM, komedian adalah orang paling tepat untuk ada di pemerintahan. Mereka bisa meredakan ke-kaku-an yang kerap ada di pemerintahan. Debat capres biasanya berlangsung dengan amat serius, bikin pegel. Lebih baik ada segmen dimana komedian turut serta menghibur penonton. Satu lagi, para capres-cawapres harus adu jokes juga. Kenapa? Pemimpin yang baik, harus bisa menghibur rakyatnya kan?

5. Adu Agama

Ini yang paling seru. Rakyat Indonesia biasanya fanatik akan agama nya, bahkan black campaign pun pasti bawa-bawa agama. Si capres ini lah gak bisa baca doa, si capres itulah gak bisa lipat peci. Semua yang berbau agama pasti menarik. Semua yang berbau agama, pasti asik didebatkan. Minta deh para Capres ini khotbah 10 menit, lalu para pemuka agama akan menanyai mereka perihal Agama dan tentunya solidaritas keagamaan.

6. Adu Kekompakan

Capres dan Cawapres ini nantinya akan memerintah Indonesia dalam 5 tahun dan ini bukan waktu yang singkat. Harusnya ada kompetisi dimana mereka menunjukan kekompakan masing-masing. Kalau mereka kompak dan saling memahami, kan rakyat lebih yakin buat memilih.

Tes Kekompakan: Tebak jumlah tompel di badan, adu voli pantai.

Ah sekian aja dari TMDOTCOM, kalau ada yang lebih menarik, share ya di kolom komentar.

Categories: Comedy Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*