Belajar Branding Dari Doraemon

Belajar Branding Dari Doraemon

Kita tahulah ya Doraemon itu robot kucing dari abad 22, bersuara seperti Om-om. Siapa sih yang gak tahu Doraemon dan geng nya? Kecuali kamu baru lahir di tahun 2013, ya mungkin kamu gak tahu robot kucing ajaib ini. Cerita Doraemon dibuat oleh Fujiko Fujio, seorang komikus dari Jepang.

Anyway, karna film Doraemon: Stand by me bakalan keluar 10 Desember 2014 nanti di Indonesia, kita mau memberi sedikit pencerahan pada kalian, gimana sih bentuk Marketing dari Doraemon? Siapa aja target market nya, dan bagaimana distribusi nya sehingga kata “Doraemon” selalu teringat di otak setiap kita dengar jingle nya, atau sekedar celetukan “Jalanan macet nih, coba gw punya baling-baling bambu.”

Siapa/apa itu Doraemon?

Doraemon adalah robot kucing canggih dari abad 22, yang pergi ke Bumi abad 21 untuk membantu seorang anak bernama Nobita, yang mana keseharian nya Nobita ini lemah, sering dibully teman sepermainan, dan bodoh di sekolah nya. Dengan bantuan Doraemon yang punya kantong ajaib berisi peralatan canggih dari masa depan, petualangan mereka pun dimulai.

tukangmarketing.com | majalah marketing online | Jasa SEOSiapa sajakah target market Doraemon?

Pastinya anak-anak era 80-90 an. Namun, hingga kini, anak-anak di era 2000 pun masih menonton atau baca komik Doraemon. Jarang loh ada produk yang bisa lintas generasi begini.

Kok Bisa Gitu?

Siapapun penerbit komik dan film nya tahu, jika anak-anak era 80-90 an suka, maka kemungkinan besar anak era 2000 pun akan suka. Apalagi anak-anak 80-90an ini beranjak dewasa dan akan menularkan cerita Nobita dkk nya ini ke anak mereka. Ini sebuah industri yang menguntungkan bukan? Maka tidak ada alasan untuk menyetop peredaran Doraemon.

Apa yang membuat Doraemon sukses?

Fantasi!  Yap, siapa yang tidak suka berfantasi? Kamu mungkin pernah berpikir seberapa enak jika manusia bisa terbang. Dan Fujiko mewujudkan manusia terbang dalam bentuk alat bernama baling-baling bambu. Pernah lagi berpikir seandainya bisa kembali ke masa lalu dan memperbaiki hal yang salah disana? Fujiko membuat mesin waktu untuk Doraemon, di laci meja belajar. Fantasi adalah kunci kesuksesan robot kucing ini.

Potensi Di Masa Depan.

Kira-kira dalam 10-20 tahun ke depan, apakah serial, komik, aksesoris, dan hal lain berkaitan dengan Doraemon masih akan menjadi industri yang asik? Prediksi TMDOTCOM, produk ciptaan Fujiko Fujio ini masih akan enak untuk dijual. Kenapa? Orang dewasa era 80-2000 an pasti masih mengajarkan nilai-nilai kebaikan dari cerita Doraemon. Dan tentu, nilai-nilai itu tidak ada di sekolah mereka.

Kesimpulan.

Fujiko Fujio membuktikan bahwa untuk membuat orang suka akan produk kamu, maka buatlah mereka berfantasi. Buatlah orang-orang untuk bisa membayangkan enaknya menggunakan produk anda. Kenyamanan yang bisa diberikan. Jika produk anda berupa jasa, maka buatlah mereka bisa membayangkan keuntungan menggunakan jasa anda.

 

 

Categories: Review Others

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*