Belajar Branding ala Anak Gaul

Belajar Branding ala Anak Gaul

Pengertian anak gaul adalah, anak yang selalu tampil dimana-mana, suka pamer, (sok) paham akan segala hal, dan (mungkin) suka digauli.

Yak, jika ingin mempelajari anak gaul, anda harus paham dulu pengertian Anak Gaul itu. Tak kenal maka tak sayang, bukan?

Disini, TMDOTCOM akan membahas soal anak gaul edisi 2013-2014 ya. Jadi kalau anak gaul era 90an, dan sebelumnya tentu tidak.

Seperti kita tahu, dunia terus berkembang. Termasuk manusia nya sendiri. Pun begitu dengan kehidupan remaja di setiap jaman. Definisi gaul era 80an pasti beda dengan era 2000an ini, kan?

Lalu, bagaimana cara anak gaul ini mem-branding kan dirinya? Atau apa yang harus kamu lakukan untuk menjadi anak gaul?

1. Sosial Media

Jaman dulu, mungkin masuk koran udah keren. Dibicarain di komplek perumahan juga udah keren. Sekarang? Cihhh.. Kamu mesti beredar di sosial media. Facebook, Twitter, Path, Instagram, pinterest, blog, semua mesti ada. Gimana cara terkenal disana? Gampang. Kamu bisa bikin ribut dengan pengguna sosmed lain, bisa menghina objek tertentu, bisa juga pajang foto telanjang.

2. Pamer.

Punya sosial media, tapi gak dipamerin tidak akan ada guna nya. Pamer adalah hal terpenting yang mesti kamu lakukan ketika bermain di sosial media. Contoh: Kemanapun kamu pergi, check in selalu di Path, upload foto ke Instagram, bikin album foto hari itu di Facebook, dan Twit kegiatan kamu di Twitter.

3. Nongkrong di Area Gaul

Kalau poin 2 adalah cara kamu pamer, maka poin ke 3 adalah lokasi yang mesti kamu pamerkan. Areal gaul bisa jadi berupa kafe, mall, klub malam, bar, taman. Eh emang masih ada yang gaul di taman?

4. Barang Mahal

Jika barang mahal yang jadi patokan level gaul, maka Syahrini jadi pemenang. Kalian mau gaul? Pamerin semua benda mahal yang kalian punya. Tapi ingat, harga barang mahal ini jangan sembarangan ya. Mahal itu relatif. Jadi anggap kita sepakati mahal disini adalah barang diatas 1 juta rupiah.

5. Berbahasa Inggris.

Ini paling penting. Contoh gampang nya, gak ada kafe gaul yang nama nya “Kafe Sutisna” ya kan? Kafe yang namanya begitu, kemungkinan adalah kafe dangdut remang-remang. Lupakan bahasa Indonesia, use English. Kamu mau gaul dengan tepat? Gunakan bahasa Inggris. Pun ketika kamu beli rujak bebeg. Kalau si abang gak ngerti kamu ngomong apa, kamu tinggal bilang “Abang kurang gaoel”

Jadi, kalau kamu mau jadi anak gaul. Ikutin aja pola ini. Kamu pasti dinobatkan sebagai anak tergaul era 2000.

Categories: Comedy Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*