7 Taktik Perang Pak Jokowi

7 Taktik Perang Pak Jokowi

Bukan, ini bukan perang Jokowi vs Prabowo dalam hal gugatan pilpres curang. Ini soal perang pemilu kemarin. Menurut TMDOTCOM, timses Jokowi terutama yang berurusan dengan marketing, personal branding, dll nya sangat top. Ya betul, kami tidak berlebihan, ini lebih seru daripada ketika Barrack Obama yang konon dipuja di Indonesia, itu jadi presiden. Satu-satunya kekalahan Jokowi dari Obama adalah ia tidak tinggal di Menteng selama 3 tahun, jadi tidak ada patung Jokowi.

TMDOTCOM ingin bahas taktik perang Jokowi di bidang marketing. Taktik yang memenangkan ia menjadi Presiden periode mendatang. Secara khusus kami tidak kenal Jokowi, kami tidak pernah ngobrol dengan beliau, jadi kami tidak tahu apa beliau ini emang kreatif atau gimana. Tapi kami ingin memuji tim Marketing dari pak Jokowi ini. Karna tanpa tim marketing ini, saya yakin kampanye Jokowi-JK akan sama aja dengan kampanye partai-partai lain.

Sebelumnya, kami tidak mendukung segala sesuatu yang berhubungan dengan Jokowi, JK, PDIP, dan lain-lain.

Tim Marketing dari Jokowi-JK menyajikan sebuah permainan kreatif yang disukai masyarakat, selain itu mereka juga punya tim relawan yang banyak. Mulai dari rakyat biasa, hingga golongan selebritis. Ini membuat penyebaran promosi Jokowi-JK jadi sangat meluas. Taktik apa saja yang ada dalam marketing timses Jokowi-JK. Ini dia:

1. Slogan “Salam 2 Jari”

Slogan ini jadi sesuatu yang mudah dan gampang diingat, serta asik untuk dipraktekkan. Salam 2 Jari..mana mungkin kita mudah lupa. Apalagi band Slank membuat jingle berjudul “Salam 2 Jari”, makin mudah buat diingat pastinya.

2. Revolusi Mental

Setiap Capres diharuskan punya pesan yang jadi identitas diri nya. Di kubu Prabowo ada pesan “Indonesia Bangkit”. Ini bukan pesan yang jelek, ini bagus. Tapi lawan mereka, Jokowi ternyata punya pesan yang lebih mendalam dibanding “Indonesia Bangkit”, ya itu “Revolusi Mental”. Ini seperti mengingatkan bahwa Indonesia tidak bisa bangkit jika mental tiap orang tidak berevolusi.

3. Endorsement

Bukan cuma di Instagram aja endorsement ini berlaku. Dengan cara yang sama, Jokowi jadi produk yang di endorse. Mulai dari artis, mahasiswa, rakyat kecil, dll.

4. Black Campaign

Jika tak ada haters yang menyebarkan berita kampanye hitam, maka nama Jokowi tidak akan terlalu heboh dikenal. Sejujurnya kami gak tahu juga siapa yang mulai bikin dan nyebarin berita kampanye hitam, tapi kemungkinan dari kubu Jokowi, itu bisa kan?

5. Media

Mau online atau offline, pemilu 2014 ini sudah seperti perang antar media. Perang media ternyata berdampak besar pada naiknya nama Jokowi dan Prabowo, juga berefek dengan menurun nya nama mereka ketika salah satu media melakukan blunder.

6. Relawan

Nah, inilah kepingan puzzle terpenting dari tim Marketing Jokowi-JK. Mereka punya relawan yang banyak dan terdiri dari berbagai golongan, bukan itu saja para relawan ini juga banyak yang datang dari industri kreatif. Itulah kenapa kampanye Jokowi terlihat menarik. Kreatifitas para relawan memenangkan Jokowi-JK. Eh kubu Prabowo-Hatta juga banyak relawan nya, tapi mereka kurang mengkampanyekan pasangan ini. Mereka kalah kreatif.

7. Citra Sederhana

Yap, citra sederhana sudah nempel ketika kita melihat Jokowi pertama kali. Ditambah lagi dengan polesan tim Marketing, Jokowi makin terlihat sebagai sosok yang merakyat, aktif bekerja, rajin, kreatif, dan bersih. Karna citra-citra inilah yang memang dirindukan masyarakat Indonesia. Sehingga ketika rakyat melihat sosok seperti tersebut, tidak heran Jokowi disukai.

Itu dia 7 trik kemenangan Jokowi. Masih ada banyak sebetulnya, seperti Meme Comics, #SelfieForJokowi, kampanye di Youtube, Kampanye di Facebook. Ada yang mau nambahin? Share aja di kolom komentar.

Categories: Review Others

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*