7 Cara Memilih Endorser yang Tepat di Instagram

7 Cara Memilih Endorser yang Tepat di Instagram

Halo para pebisnis online.

Akhirnya Admin ada kesempatan untuk isi konten lagi. Ya, kali ini, kami lagi ingin bahas soal endorser. Asumsi kami, rekan bisnis pasti sudah paham ya endorser itu apa dan bagaimana kerjanya.

Kita paham cara kerja endorser, namun, ada satu masalah penting yang sering dilupakan. Bagaimana cara memilih endorser yang tepat untuk bisnis kita? Apa kriteria endorser yang harus dipilih? Siapa followers mereka? Berapa usia nya? Jenis kelamin nya apa? Dan rata-rata datang dari lokasi mana?

Banyak yang bikin bingung memang. Dan perkara endorser ini, kalau mau dibahas, mungkin bisa habis waktu 8 jam sendiri. Kami akan coba persingkat sebisa mungkin, dan kalau bingung, bisa konsultasi ke kami juga nantinya.

Tips dari kami sebelum Anda menentukan siapa yang pantas di-endorse oleh produk Anda:

  1. Tentukan tujuan Anda. Followers/Likes naik? Orang menghubungi Anda? Penjualan? Atau apa lagi lah.
  2. Anda mesti tahu siapa target market yang diincar. Usia, dan jenis kelamin. Lokasi tidak terlalu menentukan jika Anda jualan secara nasional.
  3. Jika produk Anda mainstream (sandang, pangan, pulsa), maka, carilah endorser yang punya followers/likers minimal 10K. Karena, produk mainstream dipakai orang banyak, dan yang lihat pun harus banyak. Contoh: Klien kami punya toko online bikini. Untuk membuat eksposure yang tinggi, kami gunakan endorser dengan followers minimal 15K, wanita usia 18+.
  4. Jika produk Anda tidak mainstream, maka, kemungkinan orang yang ingin Anda endorse tidak punya banyak pengikut, namun, pengikut mereka dipastikan orang yang sama kesukaan nya dengan dia. Jadi sangat spesifik, dan tertarget. Contoh: Klien kami bergerak di bidang otomotif. Siapa endorser yang kami gunakan? Pebalap liar, media otomotif, klub otomotif.
  5. Lihat followers mereka. Rekan bisnis harus mengecek minimal 100 orang followers mereka. Kenapa? Untuk sebagai sampel estimasi berapa persen followers yang memang sesuai dengan produk kita.
  6. Cek kredibilitas si endorser. Yap, ini penting banget. Kalau terlalu banyak kontroversi, ini akan berimbas kepada produk kita. Mereka pun dapat banyak followers, namun, kemungkinan, followers mereka tidak sesuai dengan target market jualan Anda.
  7. Pilih endorser yang memakai Instagram Business. Kenapa? Tujuan nya agar Anda bisa minta mereka tunjukan statistik Instagram nya. Ini akan mempermudah Anda untuk tahu seperti apa followers mereka, jam aktif followers nya, dll.

Ada lagi? Silahkan tambahkan di kolom komentar.

Categories: Internet Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*