5 Strategi Ampuh Di Sosial Media.

5 Strategi Ampuh Di Sosial Media.

Sosial media telah menjadi corong dari mulut setiap orang. Sebutlah beberapa sosial media yang ngetren di Indonesia macam Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan Google+. Dari deretan semua ini, minimal, kamu pasti pakai 2-3 akun. Ya kan?

Oke, itu jika hitungan nya personal. Bagaimana dengan bisnis? Setiap pemilik bisnis di era digital, wajib menggunakan sosial media. Karna sosmed bisa berguna banget untuk menyalurkan konten dari website kamu, dan segala informasi yang berhubungan dengan produk yang kamu jual.

Jika kita melihat perusahaan-perusahaan besar punya sosial media, pasti kelihatan “Wah” banget, dengan jumlah followers seabrek dan apapun yang mereka post pasti ada tanggapan. Segampang itukah? Tidak, tapi memungkinkan. Untuk membuat semua itu efektif lagipula efisien, kamu harus punya strategi yang tepat. Gimana caranya? Kami akan membagikan 5 strategi ampuh di sosial media:

1. Pahami Karakter Target Market Kamu.

Misal, kamu jualan tongkat untuk orang tua. Kira-kira, cocok gak jualan ini di Instagram? Apakah ada nenek atau kakek yang main instagram? Kamu pun berkata.

“Tapi kan anaknya main atau cucunya main IG”

Oke, kamu tidak salah. Jika nenek/kakek yang jadi target produk kamu kisaran usia 60 tahun. Berapa kira-kira umur si anak? Mungkin kisaran 40 tahun. Dan mereka biasa lahir di tahun 70-80 an. Mungkin mereka seumuran mama kamu. Mama kamu main Instagram gak? Oke, kamu bilang cucu nya main IG, kamu main IG, tapi kamu kepikiran gak cari tongkat untuk orang tua disana apalagi beliin itu untuk Kakek/Nenek kamu.

Pahami dulu karakter target market kamu, baru tentukan perlu tidaknya masuk ke akun tersebut. Ingat, demografi:

  • location
  • age
  • gender
  • income
  • education level
  • religion
  • ethnicity
  • marital status
  • number of children

Ini mungkin tidak 100% relevan. Tapi setidaknya separuh dari ini pasti berguna. Beberapa hal seperti Agama, Etnis, bisa mengubah perilaku karakter target kamu.

2. Pilih Sosial Media yang Paling Efektif Dan Maksimalkan.

Ada banyak sosial media di Indonesia. Dan ini yang paling laris FacebookTwitter, Instagram, Path, dan Google+. Gunakanlah paling tidak 1-3 akun maksimal. Kamu bisa melakukan berbagai percobaan juga untuk mengetahui mana yang paling tepat. Tidak masalah, karna gratis semua kan?

tukangmarketing.com | majalah marketing online | Jasa SEO

Pilih mana?

Contoh: Perusahaan media biasanya hanya memakai Facebook, Twitter, dan Google+. Tidak ada yang pakai Instagram, kenapa? Karna tidak cocok. Media harus cepat, dan bisa memberikan berita yang mudah diakses. IG tidak cocok karna tidak bisa menampilkan link hidup .

Kemudian, maksimalkan sosial media yang kamu punya. Jika perlu membayar untuk iklan, lakukan saja.

3. Berikan Konten yang Bagus

Lagi-lagi konten. Tukangmarketing.com tidak bosen-bosen nya ngomong soal konten. Kalau bukan konten, apalagi yang bisa diingat orang tentang bisnis kamu?

tukangmarketing.com | majalah marketing online | Jasa SEO

Beri konten yang asik.

Konten yang bagus dan tidak membosankan membuat kehadiran kamu selalu dinanti oleh followers. Dan yang paling penting, konten yang bagus juga membuat kamu  bisa berinteraksi dengan followers kamu. Ini daftar yang bisa kamu coba untuk konten kamu:

  • blog posts
  • infographics
  • pictures
  • videos
  • jokes
  • quotes
  • quick tips

Tinggal dipilih mana yang dirasa cocok.

4. Harus Mendapatkan Followers.

Jika kamu jalanin sebuah bisnis, pastikan bisnis tersebut menguntungkan. Sama seperti di sosial media. Kamu harus mendapat followers. Tanpa orang-orang yang baca, komentar, membagikan, semua akan sia-sia.

“Lalu, kami mesti gimana, gan?”

Beli followers aja. Eh..becanda deh. Ada satu cara yang cukup bagus. Kita share konten seperti biasa setiap hari, sambil kita follow orang-orang yang jadi target market kita. Katakanlan kita follow 1000 orang, kemungkinan 100 dari mereka akan follow balik, sisa 900 nya lagi biarkan dulu hingga 1 minggu, jika mereka tidak ada respon, hapus. Nah, sisa 100 yang follow kamu, perlu gak di unfollow? Itu suka-suka kamu sih.

5. Kendalikan Waktu.

Suatu hari, kamu berhasil menemukan data statistik orang-orang yang biasa komentar, share di tiap post kamu. Dan kamu berpikir

“Kalau gue post dua kali lebih banyak dari biasanya, pasti yang di share dua kali lebih banyak juga kan?”

Tidak salah. Tapi ingat, biasa nya itu kamu berapa kali nge-post dalam sehari? Kalau kamu sehari normal nya nge-post enam kali, di dobel jadi 12 kali, ya mabok yang baca.

Kemungkinan mereka akan anggap kamu spam, paling parah di report. Saran kami, mulai lah dengan jumlah post yang sedikit. Misal 2-3 post per hari. Nanti, jika followers mulai banyak, naikin deh dikit-dikit tapi gak sampai belasan. Ini tergantung dari tipe bisnis nya ya.

Diskusi lebih lanjut, di kolom komentar ya. Dan untuk Jasa Social Media Management langsung klik tulisan biru.

 

Categories: Internet Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*