5 Mitos Bisnis Di Sosial Media

5 Mitos Bisnis Di Sosial Media

Sosial media adalah “mulut” dari bisnis kita. Iya adalah public relation nya bisnis yang kamu jalanin. Di jaman sekarang, kamu bisa memulai bisnis dari sosial media kemudian berkembang ke website. Atau jika kamu cukup berani, bisa langsung menggunakan website dan sosial media.

Saking banyak dan berkembang nya pengguna sosial media di dunia, tentu aja ada orang-orang yang iseng atau mungkin emang bener, menghembuskan cerita ini itu seputar sosial media. TMDOTCOM menyebut ini mitos. Sama seperti mitos yang nyebutin masturbasi adalah penyebab kemandulan, padahal menurut riset, sering masturbasi meningkatkan kesehatan. Nah kan.

Apa aja sih mitos yang ada di sosial media? Mari kita simak..

1. Jualan Di Sosial Media Pasti Kaya

Ini mitos sih. Pada dasarnya sosial media adalah tempat yang tepat untuk branding alias menjalankan kampanye marketing usaha kamu. Berjualan di sosial media malah cuma menghasilkan 1-2% konversi sales. Kecuali di Instagram yang bisa hasilin hingga 7% konversi sales.

2. Pinterest Enak Buat Jualan

Ini juga mitos bro. Pinterest sebetulnya bermula dari singkatan Point Of Interest. Udah jelas banget. Ini bukan tempat jualan. Ini tempat anda berbagi gambar menarik yang berhubungan dengan kampanye marketing, program-program marketing keren, desain cakep. Ketika orang melakukan re-pin, itu menandakan mereka suka dengan kampanye kamu, bukan mau belanja.

3. Cara Cepat Membangun Brand Awareness

Wah ini juga bukan. Sama seperti kalo kamu lihat buku di toko bangunan buku, dengan judul “Cara Cepat Jadi Kaya Dengan Modal 2000 perak”. Nah ini juga sama. Membangun awareness butuh waktu, konsistensi, dan niat. Anda tidak akan dapetin followers sekarung dalam waktu semalam. Kecuali pake jasa  TMDOTCOM.

4. Buang-Buang Waktu

Ada yang bilang maen sosial media buang-buang waktu. Menurut TMDOTCOM, orang tipe ini cuma ada 2: Pertama, gaptek. Kedua, datang dari masa lalu.

Jika kita berbicara tentang gimana membangun komunitas yang loyal, brand awareness, mempunyai public relation, customer service, yang semua bisa dikendalikan dengan satu tangan, maka sosial media cara nya. Buang waktu? Kalau kamu bisa membuat komunitas, dikenal banyak orang. TMDOTCOM pikir, ini buang waktu yang enak.

5. Twitter Cuma Untuk Selebritis

Ah gak juga kok. Banyak orang biasa yang iseng, memulai, menjalankan dengan konsisten dan tepat, lalu jadi selebtwit. Lebih banyak followers dibanding selebritis itu sendiri malahan. Gimana kalau untuk bisnis? Asal kita bisa menampilkan konten yang tepat, menarik, maka ini akan efektif untuk bisnis kamu. Kamu udah follow Twitter tukangmarketing.com kan?

Ada mitos-mitos lain nya? Komen gih..

 

Categories: Internet Marketing

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*